Wednesday, May 13, 2015

SIDANG PERTAMA DALAM HIDUP






Saat terindah dalam hidup adalah tangis di saat pernikahan. 
Tangis kebahagiaan, memegang erat pujaan hati dalan  kemurnian cinta.
Perawan dan bujang bersatu dalam mahligai rumah tangga yang diimpikan bersama.
Tangis seorang gadis dalam kebahagian cinta teramat sangat, cinta pertama dan terakhir pada pilihan hati. Semoga lekang hingga menua bersama.

Tangis kedua bagiku, saat melahirkan pertama, anak tersayang. Mendengar  tangisnya pecah bertanda bayiku lahir sehat Tangis yang membahagiakan sebagai seorang ibu.

Tuesday, May 12, 2015

Meretas Rindu

:: Ketawang Gede, lepas panen.

Berlari riang bersama angin
ikan kecil mengejek sinis
aku selalu tak sanggup menangkapnya.
kupu-kupu melayang tinggi
pipitpun tak perduli
mematuk bulir sisa padi

Berlari meniti pematang
meninggal jejak di lumpur
bermain air mengepul keong
Merebusnya diberi garam
tak pernah berpikir, itu racun.
Buktinya, aku tetap hidup!

Monday, May 11, 2015

Bulir Embun di Pucuk Daun

Inginku berhenti merangkai huruf
menghujam meluruh resah.
inginku berhenti menanti
melaruhkan kehampaan
hatiku yang terasa kosong
mengumpul embun di pucuk daun
pecah bulir tak terangkai
aku sendiri yang merajut
entah kau...

Saturday, May 9, 2015

Diantara Dua Benua

Mentari bersinar di belahan benuaku
namun, Kau berpeluk dengan rembulan
Kala aku merangkul peraduan.
Kau menghirup kopi sendirian.
Saat aku, terbangun lagi.
kau lelap, pulas...dalam mimpi.
Lalu, aku menatap detak jam.
untuk menunggumu.
untuk lima jam atau lebih.
tik tak tik tak
tik tak tik tak

Thursday, May 7, 2015

Aku Bersama Hujan

sumber : klik

AKU BERSAMA HUJAN


Hujan turun
Aku tak mau berpayung
menari di dalamnya
sekalipun, matamu menatap tajam
kadang, aku merasa ragu
bisakah bersamamu?


Kau yang jarang menyapaku.
aku merajuk.
"Aku tak romantis" katamu.
"Iyaaaaaa," teriakku nyaring.

Hujan menhujam rinduku
cintaku, berlumut di ujung jantung
asaku mulai sirna

"Mengertilah...." teriakmu.
"Iyaaaaaaaaaaaa" jeritku menembus hujan
Tumpah dalam genang.

Ragu.

Kau diam, tak juga merayuku.
"Ini..."  kau memberi payung.
Kau hanya menatap dalam

Aku mendekat.
kecewa.

"Mengapa tak juga kau mengerti"

Kadang aneh.
Kau sering membuatku menangis.
tapi aku selalu merindukanmu
Aneh!


Level Asmara Lola Lady Biker

Terhempas, hal biasa bagi Lola
Asmara lalu lalang
bagai ngegas motor gede.
Asmara datang dan pergi
bagai melaju cepat di jalan.
terhempas, namun, kenapa satu ini.
sakitnya, tak terkira.
Lola meninju udara.
menghidupkan motor, menarik nafas
merapatkan kancing jaket kulitnya.
motor gede adalah gaya hidupnya.
ia mlaju, bahkan terasa orgasme.

Wednesday, May 6, 2015

Kau dan Aku

Kau dan Aku
: Untuk pasangan jiwaku
Suara alam riak sungai Kahayan
antara kau dan aku
bahagia antara kita
Saat syahadat sebagai ijab.
mengawali kehidupan bersama
memulai bahtera, mengarungi samudra
gelombang pasang surut
sanggup bertahan.
Tawa dan sedih
gelisah dan senang
itu biasa