Kalimat tanpa spasi. Aku hanya ingin menulis dan terus menulis, tentang kucingku, cerita hidupku dan semuanya.
Showing posts with label Loli Toti. Show all posts
Showing posts with label Loli Toti. Show all posts
Sunday, December 27, 2015
Wednesday, December 16, 2015
Si Remaja Bingung Mencontoh Kucing Dewasa #Neko Hameri
Kucing kecilku, Neko Hameri sudah memasuki usia 5 bulan.
Ini kitten yang istimewa, dibawa jauhhh banget, dari kampungku selama 3 jam.
Heudeh, kucing juga sekampung jeung urang, dari Ds Cikalahang, Dukuhpuntang, Sumber.
Ini kucing Cirebon hijrah ke Bogor, bagiku, 'sesuatu banget'. Setiap keluarga yang datang ke Bogor, selalu tanya, "Mana kucing yang dulu,"
Iniiii, Neko Hameri udah ganteng, imut maksimal.
Heudeh, kucing juga sekampung jeung urang, dari Ds Cikalahang, Dukuhpuntang, Sumber.
Ini kucing Cirebon hijrah ke Bogor, bagiku, 'sesuatu banget'. Setiap keluarga yang datang ke Bogor, selalu tanya, "Mana kucing yang dulu,"
Iniiii, Neko Hameri udah ganteng, imut maksimal.
Thursday, February 26, 2015
Naluri Induk Kucing
Ada dua induk kucing di rumahku, Pussi dan Loli.
Pussi dan Loli, mempunyai sifat naluri keibuan yang jauh berbeda.
Semua saya amati, semenjak kucing betina ini, menyemarakkan hari-hari saya.
| Pussi |
Pussi, kucing betina. Bingung menyebutnya, kucing liar atau tidak? selama lima tahun. Pussi menetap di loteng gudang plafon. Pussi diperlakukan sama dengan lainnya, di kasih makan tiga kali sekali.
Herannya, sifat liarnya tidak hilang. Tersentuh tangan ia, akan sontak mendesis, liar. Setiap akan di steril, Pussi dengan sukses, melarikan diri...Hadeuh! gemes eikei.
Monday, December 22, 2014
Loli Toti, Betinaku | Mother's Day
Meggie [My Cats series 25]
Sosok kekaguman pada seorang 'Ibu' bukan hanya disandang dari ibu kandung.
Bisa jadi, Ibu uswatul hasanah itu, bisa didapat dari sosok ibu lain yang kita kagumi.
Aku, seorang Ibu. Betapa aku, menyayangi anakku, bagai bagian dari nafasku.
18 Februari 2014, Bogor begitu dingin, hujan gerimis sedari pagi.
Ada suara kesakitan di teras rumah, namun hilang bersama gemuruh.
Pagi yang basah, rebah seekor kucing betina, entah dari mana?
Kucing kampung berbulu campur, melahirkan dua ekor anak yang cantik.
Beralas ubin dingin, sepertinya, ia pertama kali melahirkan.
Wajahnya tampak galak, pada siapaun yang mendekat. Termasuk aku.
Tak perlu ditanya, Ini Kucing liar...tak ada kalung di lehernya.
Sosok kekaguman pada seorang 'Ibu' bukan hanya disandang dari ibu kandung.
Bisa jadi, Ibu uswatul hasanah itu, bisa didapat dari sosok ibu lain yang kita kagumi.
Aku, seorang Ibu. Betapa aku, menyayangi anakku, bagai bagian dari nafasku.
| Loli Toti, mencium embun pagi. Ibu hebat! |
18 Februari 2014, Bogor begitu dingin, hujan gerimis sedari pagi.
Ada suara kesakitan di teras rumah, namun hilang bersama gemuruh.
Pagi yang basah, rebah seekor kucing betina, entah dari mana?
Kucing kampung berbulu campur, melahirkan dua ekor anak yang cantik.
Beralas ubin dingin, sepertinya, ia pertama kali melahirkan.
Wajahnya tampak galak, pada siapaun yang mendekat. Termasuk aku.
Tak perlu ditanya, Ini Kucing liar...tak ada kalung di lehernya.
Saturday, May 31, 2014
Subscribe to:
Posts (Atom)

