Friday, December 13, 2019

Mimpi Kematian

Setelah membaca surah Yasin untuk almarhum ke dua orang tua, aku segera beranjak tidur.
Memang badanku tidak sehat, sering pusing dan lemas.
Malam tadi, malam jumat, tak pernah dalam hidupku bermimpi seperti ini.
Sosok besar berjubah mendatangiku.
Badanku terasa dingin dan melayang
"Sebentar," kataku.

Motor Tua



Motor sudan tua, jadi korban cakaran, kesihannn
Honda Kharisma 125 CC keluaran 2006 ini dipinjam saudara selama 4 tahun.

Awalnya mau pinjam sebentar untuk ke gunung. Lama-lama dipakai anaknya untuk sekolah.
Mau diambil nggak tega, karena usahanya lagi susah.
Akhirnya aku yang mengalah, kemana-mana naik mobil. Tapi repot juga nggak ada motor, mengalah terus.
Adanya peraturan terbaru tahun 2019, bahwa kendaraan yang tidak  bayar pajak sampai akhir 2018 dianggap bodong.
Kesempatan aku merebut dirimu, Tor.

Nasehat Bapakku

Alm Bapak, sosok  paling sederhana yang aku kenal.
Saking sederhana, sering diperlakukan semena-mena oleh orang lain.

Bapak suka ke kebun. 
Sosok sederhana itu terkenal dengan tuan tanah sedari muda. Lebih suka membeli tanah, dibanding bergaya, atau membeli barang mewah.

Bapak juga seorang pejabat saat menjadi PNS dan bergelar magister, beberapa kali pergi haji dan umroh (nggak suka holiday selain ke tanah suci).
Sosok Bapak terkenal mengunakan peci hitam atau peci haji, sederhana sekali.
Sepulang dari kebun, bapak mengajak membeli sepatu untuk ke kantor di kawasan Sukasari.
Pilah pilih, seorang SPG menawarkan sepatu yang termurah (habis bapak pake sendal jepit ada lumpurnya)
Bapak menarik nafas, sambil berkata: saya mau beli sepatu kulit terbaik untuk ke kantor.
Kalau itu, sekarung lebih saya bisa beli.
Saya hanya tersenyum mendengar jawaban bapak, jarang-jarang bapak membalas begitu. 
Cape juga diperlakukan seenaknya.
Ya...karena gaya bapak itu kadang orang yang tak kenal salah penilai.

Setelah pensiun, bapak membangun bisnis kolam renang dan banyak lagi.
Tapi bapak tetap seperti dulu. Sederhana.
Pernah, waktu melakukan operasi katarak  yang kedua di RS Pasa Rebo Jakarta
"Untuk membran tipis selaput mata dikenakan Rp.500.000 di luar Askes."
Bapak kaget, dulu waktu operasi pertama mata kanan, nggak bayar apa-apa waktu, kok sekarang bayar. Setelah dibuka berkas operasi pertama.
...Masya Allah, rupanya membram tipis itu, dibayar dokter matanya sebagai shadaqoh.
Masya Allah, mungkin dikira bapak miskin.
Kami terpana, lalu bapak menyuruh membayar harga yang berlaku.
Setelah selesai operasi, dokternya nggak mau dikasih uang. Akhirnya bapak menyuruh membeli sepasang kain sutra Mega Mendung yang terbaik untuk dokter mata itu
Itulah bapak, sangking sederhananya.

Padahal, sebenarnya dalam bergaya, bapak mengunakan kain  sarung BHS yang mahal itu. 
Waktu sholat Jumat bapak mengunakan gamis koko terbaik,  parfum termahal.
Katanya, menghadap Allah, berilah yang terbaik.
Nasehat Bapak;
• Sederhana dalam hidup. e
Sederhanakan gaya hidup.
Biar dikatakan orang tak punya, asal tebal isi kantong untuk shadaqoh.
• Jangan membangun rumah lebih tinggi dari orang lain. Artinya jangan terlihat mewah, sederhana saja. 
Jadi orang kaya itu susah, dikira punya uang terus, padahal ada kalamya tidak ada uang. Lebih baik hidup sederhana, ada dan tidak ada uang yang tetap biasa saja
.
5 tahun sudah sosok sederhana yang paling kusayang telah berpulang ke Rahmatullah.
Ya Allah, berilah tempat terindah di alam kuburnya. Aamin.
.

Thursday, December 12, 2019

Bagaimana Cara Menikmati Masa Tua

Aku mulai menua, menjelang 50 tahun, 2 tahun lagi.
Aku mulai merasa sendiri sejak anak menikah dan berubah.
Lalu aku berpikir bagaimana menikmati masa tua;
tetap mandiri

Uang Pemutus Silaturahmi

Bahagia jika bisa bertemu langsung atau lewat medsos dengan saudara yang lama tak bertemu.
Bagaimanapun ada cerita yang kita mikili di masa lampau.
.
Tak tau bagaimana keadaanya kini, bahagia atau tidak. Aku tak tau, karena niatnya menyambung kembali yang terputus.

Sunday, December 8, 2019

Hijrah

Ada beberapa wanita, sibuk membentuk tubuhnya (termasuk aku)
Agar eksotik ada yang berjemur di pantai.
Ada pula  yang sebaliknya, selalu berpayung agar tetap tampak putih.
Semua tiada maksud untuk menjaga raga.

Jikaaaa...aku tak ada

Lolita, kucing betinaku.
sangat suka tidur di kamarku. Apalagi dinyalain AC, betaaah, hanya mau makan, pip dan pup, baru keluar kamar.

Sekali-kali adu adrenalin, ribut dengan kucing stray. Lolita akan mengeram, bersuara lantang. Mendengar suara, jantan-jantan langsung kabur, lalu Lolita berjalan masuk rumah dengan gagahnya. Betina dominan...tapi tetap lucu

Kalau pintu kamar tertutup, Lolita  akan duduk di depan pintu kamar, sampai pintu dibuka.
Suaranya lembut dan manja...
Selalu begitu.
Dialah...yang menemaniku, setiap saat. 
Dialah biang  kerinduanku untuk segera pulang. Rinduuuuu.
Usianya 6 tahun saat ini, Indukkan yang sangat menyayangi anaknya yang sisa satu.
Diapun sangat menyayangiku. Terlihat, di mana ada aku, Lolita selalu ada.

"Bu, kucingnya ngeong terus, mau masuk kamar. Cari-cari ibu."
Itu kata Wati, dia yang mengurus semua kucing kalo aku keluar kota.
Sedih mendengarnya.
Karena memang kamar utama itu aku kunci kalau tak di rumah. Lolita akan setia di depan pintu kamar.

Kalau aku pulang ke rumah setelah lama bepergian, kucing gemuk itu terlihat kurus, kempes.
Padahal makannya sama seperti biasa.
Dia kurus karena rindu dan kurang kasih sayang.
Semua kucing menjadi kurus, Lolita dan kawanan.

Biasanya sebelum sampai rumah, aku singgah ke pet shop, beli wet food buat mereka. Senang sekali saat mereka menanti aku pulang. Berkeliaran mengelilingi aku. Rinduuu.

Kenapa hari ini aku berpikir (aku sedang sakit, lemas dan sakit kepala tak jelas)
Jika kelak, tiba-tiba aku kembali ke Rahmatullah.
Semoga kucing-kucing ini ada yang merawatnya, ada sih Ica anakku, tapi sayangnya tak seperti aku.

Kucing ku sayang
Jika aku pergi.
Mari kita pergi bersama ya.