Monday, March 16, 2015

Merajut Kerapuhan

MERAJUT KERAPUHAN


Adakah mimpi menjadi nyata?
Jika semua berujung kecewa.
Tak akan pernah aku merajut dalam kerapuhan.Tak mau, jika ku tau...
Sakitnya begini sempurna.
Jemarinya memintal ujung benang.
Rajut tak tau, apa yang dirajut.
Ditarik kasar nafas dengan dengus.
Bestari menelan resahnya.

Alangkah durjana, lelaki itu.
memupuskan semua asa
Harapan melangit, lenyap.
Mimpi yang dirajut, terurai...
Setahun bersamamu, kasihku
Merajut cinta menari di angkasa.
Aku menaruh percaya di hatimu.
Karena, seluruh janjimu.

Kau dan Dia, Aku?

Perempuan itu, hanya menunduk
Menahan gumpalan di dada
Sebulir airmata diusap berlahan
Ia lalu, berwudhu.

Percikan air tersisa di wajahnya.
Tetes airmata tak sanggup lagi
Lantunan surah Ar Rahman, tersendat.
Kemudian kembali dibacanya berlahan.
Diam, tertahan sejenak.
Diusap segenang dengan jari telunjuk.
Ia terguncang.

Saturday, March 14, 2015

I Wish I Can't Fly

I WISH I CAN'T FLY

Tidak biasa.
 Harusnya :I wish I can fly

Aku berharap, aku tidak dapat terbang...
Why?

Perempuan itu mengangkat bahunya.
Aku memang , berharap tidak dapat terbang. 

Cukuplah, di bumi ini aku berpijak.
Di sini, di dalam rumah dengan buah hatiku.
Aku sudah  lelah dan tak ingin terbang.
Aku sudah puas berkelana kemana saja, dari Pulau Bali sampai Eropa. 
Pada akhirnya, akupun kembali, menetap di kota Bandung.
Tak ingin kemana-mana lagi.

Dalam Suatu Perjalanan

DALAM SUATU PERJALANAN


Deru motor melaju di jalanan sepi.
Angin menerpa, wajahku berseri.
Asmara, mewarnai malam.
senyum menabur bibir.

Cinta, membuat sekejap berubah.
hanya gembira membuncah.
khayal terajut di sudut hati.
Gila! bagai tak waras.

Dimanakah, rindumu?

DIMANAKAH, RINDUMU?

Dengan siapa kerinduanmu berlabuh?

Pada temanmu?
Menyambut hangat kau datang.
Mengulang kembali kisah lama.
Itupun, cerita yang sama,
trus terbahak, menertawai kebodohan.

Friday, March 13, 2015

Deman itu, bernama: Rindu.

Aku terbangun.
menghimpun raga.
menanti jiwa yang berkelana
lelapku yang tak bermimpi
bayangmu melekat di benakku
tiba tiba aku demam
Yang namanya...Rindu.
Tetaplah di dalam hatiku.
tersimpan rapi di dasar hatiku.
alangkah menyiksa
sakit ini...
di serang...Rindu.
Aih, lama nian untuk mengobati.
Sabar, itu katamu.
Kau, yang merajut rindu.
sisa hujan, wajahmu menari di dini ini.
Rindu...
Ya Allah, Masih kau berikan hamba,
rasa rindu.
Rindu...

Cikalahang, 13 Maret 2015

Thursday, March 12, 2015

Hope You Come to Me


Dia, riuh ceria
dalam tawa yang tak pernah usai.
tampak bahagia
Cherrs dalam tegukan bir.
suara yang tegas
Dia, mengikat rambutnya
hembusan parfum Hugo yang mengoda
Dia, larut dalam sinar matahari.
Melirik dalam sekedip lampu
ia menunduk.
menarik nafas