Saturday, March 14, 2015

Dimanakah, rindumu?

DIMANAKAH, RINDUMU?

Dengan siapa kerinduanmu berlabuh?

Pada temanmu?
Menyambut hangat kau datang.
Mengulang kembali kisah lama.
Itupun, cerita yang sama,
trus terbahak, menertawai kebodohan.

Friday, March 13, 2015

Deman itu, bernama: Rindu.

Aku terbangun.
menghimpun raga.
menanti jiwa yang berkelana
lelapku yang tak bermimpi
bayangmu melekat di benakku
tiba tiba aku demam
Yang namanya...Rindu.
Tetaplah di dalam hatiku.
tersimpan rapi di dasar hatiku.
alangkah menyiksa
sakit ini...
di serang...Rindu.
Aih, lama nian untuk mengobati.
Sabar, itu katamu.
Kau, yang merajut rindu.
sisa hujan, wajahmu menari di dini ini.
Rindu...
Ya Allah, Masih kau berikan hamba,
rasa rindu.
Rindu...

Cikalahang, 13 Maret 2015

Thursday, March 12, 2015

Hope You Come to Me


Dia, riuh ceria
dalam tawa yang tak pernah usai.
tampak bahagia
Cherrs dalam tegukan bir.
suara yang tegas
Dia, mengikat rambutnya
hembusan parfum Hugo yang mengoda
Dia, larut dalam sinar matahari.
Melirik dalam sekedip lampu
ia menunduk.
menarik nafas

Wednesday, March 11, 2015

Aku Tidak Tau...

Aku diam

Aku tidak tau
Tidak tau
tak mau tau

Aku diam
bermain dalam pikiranku
kadang, aku hanya ingin sendiri

Aku tidak tau
Tidak tau
tak mau tau

Aku hanya diam
Biar...membiarkan
Cahaya kehidupan
bagaimana nanti sajalah
aku tidak tau
tidak tau
tak mau tau

Cikalahang, 11 Maret 2015

Wednesday, March 4, 2015

Setia

Jadilah Angsa, yang selalu setia  [Asep Mul Photo]


Kasih, kiranya kau harus tau.
Aku mencintaimu.
Tak usahlah ku katakan
Cukup kau rasakan

Kasih, tak harus ada yang terluka.
Diantara kita.
untuk itu, tetaplah mencintaiku
kala dekat dan kala jauh
Kasih...Kau harus tau.
Dan harus tau.
Aku mencintaimu.
Aku ingin bersamamu
tetap setia.
Setia, kemulyaan tertinggi dari cinta.


Bandung, 2 Maret 2015

Saturday, February 28, 2015

RIP Soesi Tersayang


Masih ingatkah pada Soesi, kucing kecil yang selalu merindukan Emaknya, Awu.
Sekalipun, Awu telah pergi  selamanya. Soesi selalu tertidur di atas tanah makam Emaknya. Masih Ingat? pada kerinduan Soesi Pada Emaknya.


Soesi Similikiti, tumbuh menjadi kucing remaja. Ia menuruni bakat ibunya.
Keibuan, penuh kasih sayang pada saudara atau kucing yang baru datang.
Seekor kucing hitam diadopsi [16/02] . Soesi menunjukan rasa empati. Seperti ibunya, Soesi paling penyayang, berpelukan dan makan bersama

Thursday, February 26, 2015

Naluri Induk Kucing





Ada dua induk kucing di rumahku, Pussi dan Loli.
Pussi dan Loli, mempunyai sifat naluri keibuan yang jauh berbeda.
Semua saya amati, semenjak kucing betina ini, menyemarakkan hari-hari saya.

Pussi

Pussi, kucing betina. Bingung menyebutnya, kucing liar atau tidak? selama lima tahun. Pussi menetap di loteng  gudang plafon. Pussi diperlakukan sama dengan lainnya,  di kasih makan tiga kali sekali.
Herannya, sifat liarnya tidak hilang. Tersentuh tangan ia, akan sontak mendesis, liar. Setiap akan di steril, Pussi dengan sukses, melarikan diri...Hadeuh! gemes eikei.