Monday, October 28, 2013

EMILLIE, Sang Penyendiri [Meggie Cats Series 18]

Cerita Mama Majikan tentang saudara tiriku, Emilie

Millliiiiiiii..... seharian dirumah melulu, main atuh!...Kumaha dapet jodoh? eneng...
Miliiiii ...tidur melulu...tetap tidur dibantal favoritnya berwarna biru dan empuk.
Emilliiiiiiiee !!!!  # tidak menoleh malah ketakutkan.
Miliii ..berganti suara dengan pelan dan lembut... 
hayah..barulah menoleh, "miauwwww "
Sangat penyendiri, dan harus mengunakan bahasa yang sangat lembut, baru mendekat.
Terpaksa Mama Majikan menarik nafas dahulu, kemudian mengubah suara.. Miliii....."
Emillie atau Milli sangat suka biskuit kucing dan kue yang rasanya manis.

berdialog dengan kebahagiaan

Dimanakah tempatmu wahai kebahagiaan ?

Tempatku ada di hati orang orang yg selalu menerima dan merasa puas dgn apa yg dimilikinya.
Apa makananmu ?
Keimanan mereka.
Apa yg membuat betah disana ?
Kebijakan dalam bertindak.
Apa yang engkau harapkan ?
Hendaknya jiwa mengerti  bahwa tidak ada yang bakal menimpa dirinya,kecuali
hal itu memang sudah menjadi kehendak Sang Pencipta
(DR Musthafa Siba'i)


Een


Hidup kadang begitu getir kadang pula sangat manis.
Berlari bersama waktu, itulah hidup.
jika hidup itu dipenuhi kasih sayang.
Manakah yang harus kita dustakan nikmat yang diberi Allah.

WANITA BERPAYUNG MERAH JAMBU


Wanita berpayung merah jambu

Kebaya lusuh duduk sendiri.

Tidak seperti biasa, wanita tua itu selalu berdua. 
Menatap dan menanti sabar suaminya bekerja. 
Berkerja serabutan di perumahanku,
kadang merumput atau apa saja. 
Tapi sungguh, mereka selalu berdua.


Kemana saja ..akan beriring berdua.
Itu membuatnya sangat bahagia,
kadang ia memegang ujung baju suaminya
seakan takut, jangan kau pergi jauh.
jangan pula kau tinggalkan aku sendiri.

SUMPAH PEMUDA

Sebagai ibu rumah tangga hari ini aku benar-benar lupa.
28 Oktober 1928 hari Sumpah Pemuda dan pada tahun ini memasuki ke 85 tahun...



Terus terang butir-butir Sumpah Pemuda itu terlupakan.
Oh, malunya dan itu sebuah kenyataan.

Sunday, October 27, 2013

PANJANG UMUR, HAI.. NEGERIKU

Puisiku tentang Hari Kemerdekaan.

Berkibarlah benderaku
Ditiang yang tinggi
Semakin kencang dikibas angin
Tetap tegak dan tegar
Semakin usia.semakin banyak aral
Itu biasa...
Tetaplah berjuang dialam ini
Seribu hujaman dan kritik
Anggap itu biasa.

Dirgahayu ke 68 tahun ya negeriku
Tanah airku tercinta
Kuharap. Lahir dan mati di negri ini.
Cintaku hanya pada Indonesia.


***

LORONG WAKTU

Inikah lorong waktu ?

Antara sadar dan tidak.
Rohku tercabut dari ragaku.
Bagaikan selembar plastik tipis...terlepas.
Aku merasa ringan.
Berbaju putih panjang.
Aku bingung, di mana aku berada?
Tempat yang begitu asing dan sunyiii.
Sebuah jalan panjang seperti lorong
di ujung lorong terpancar cahaya terang.
Gemuruh suara ku dengar
 "Allaahu Akbar... Allaahu Akbar...Allaahu Akbar"
Aku berlari menuju suara itu,
aku berlari terus...terusnberlari.
Pasti itu surga,batinku.

TERNYATA AKU JANTAN. [Meggie cats series 2]


Meggie...

Pantas ya,  Meggie.
Kenapa setiap waktu.
Biskuitmu berhamburan dilantai.
Mangkuk makanmu terbalik.
Ternyata, ini ulahmu.
Dengan sengaja kau loncati mangkukmu
Dengan takjud kau pandangi hamburannya.
Oh kucing kecilku...bandel sekali.
Bikin kerjaan...ampun deh.
#pagi yg sibuk hanya karena seekor kucing