Monday, August 24, 2015

Baksos Steril Kucing yang Pertama, Cirebon

Bismillahi rohmannir rohim.

Alhamdulillah...Atas berkah dan rahmat Allah SWT, Sabtu, 22 Agustus 2015, Baksos steril kucing Cirebon, yang pertama kali dilaksanakan berlangsung sukses.
Baksos steril kucing merupakan kerjasama Team CatsLover Bogor GM12 dengan Komunitas Pencinta Kucing Cirebon(KPKC)
Bertempat di Kolam Renang Hegar (rumah orangtua saya) jalan Jagakarsa Blok 2 ds. Cikalahang Dukupuntang, Sumber, Cirebon di mulai dari jam 8 pagi hingga selesai jam 5 sore dengan sukses. Alhamdulillah, Ya Allah.

Sehari sebelumnya, Jam 8 malam saya menjemput team emak-emak catslover  dari GM12, Bogor di  Stasiun Kereta Api Perujakan, Cirebon. Emak Lucy, Tety dan Fina, relaaa, jauh-jauh datang menjadi sukarelaan, demi suksesnya Baksos steril kucing di Cirebon.
Jam 2 malam di Stasiun kejaksan Cirebon, Mas Harry Nigara, menjemput dokter hewan muda berkacamata, yang relaaaa pula ditodong untuk Baksos steril kucing Cirebon,  dengan biaya steril kucing, harga pertemanan, demi kucing-kucing.

Monday, August 17, 2015

Jangan membuang bayi kucing...


Senin, 17 Agustus 2015.
Tentang baby Neko

Pagi yang dingin.
Suara tangis kecil terdengar serak hampir tak bersuara lagi. Aku melihat, bayi kucing tepat berada di pinggir jalan depan rumah di desa. Jalan yang ramai lalu lalang kendaraan, mungkin saja sengaja untuk di dilindas. Membunuhnya secara berlahan. Bayi kucing, dibuang beralaskan daun keladi. Tubuh kecil itu, merangkak putus asa. Gemetar kedinginan dan lapar. Diusia dua minggu,  ia terbuang. Sendiri, tanpa induknya.
Tak ada yang perduli.

Thursday, August 6, 2015

Sepasang Angsa

:: Sepasang angsa.

Bisakah  aku seperti itu?
menjadi sejati
menua bersama
Kata, entah.
selalu mengudara, darimu.
Entahlah...
melemahkan anganku
Lalu, buat apa bertemu.
berhari ku mengumpul rindu
Jika, berjumpa nanti,
itu  bukan untukku.
Kau, yang tak pernah ku mengerti.
Kau....
Kau.

Purnama muram

Bulan menunggu purnama
Menanti waktunya tiba.
terasa lama
merindu.

Nyatanya, tak ku duga.
aku bermuram dalam sinarku
kau...
besenang.

kau yang tak merindu seperti aku
Berliburlah.
berselancar.

pilihan, bukan untukku
bulan separuh  bayang
muram

Saturday, August 1, 2015

Serendipiti: Awal Januari Lalu

"Kemana saja, kamu selama ini," tanyaku.
Betapa lama aku menantimu.
Tuhan menjawabnya di awal Januari.
Doa-doa panjang kulangitkan setengah usiaku.
" Tuhanku, pertemukan aku pada seseorang yang mencintai, apa adanya"

Kubisikkan rasa rinduku, pada Tuhanku
Entah kepada siapa, seseorang itu.
Ternyata, aku harus sabar menanti.
bertemu denganmu.
Tak kuduga,
tak pula kucari
semua begitu saja terjadi.

Serendipiti.
Awal Januari, kau jawab sapaan.
Cara bicaramu padaku.
membuatku melangit.
menuju angkasa hingga nirwana.
Kau, tau, duhai.

Aku ingin terbang berjumpa denganmu.
Melihat sosok dan senyumku.
Aku ragu, maukah kau bertemu?
Serendipiti

Langit bumi Pajajaran, cerah.
Aku tiba, dalam perjalanan panjang.
Sore itu, aku berdebar, gelisah.
Adakah yang menjemputku?
Seumurku, aku datang dan pergi sendiri.
itupun, aku tak dipenuhi debaran.

Friday, July 24, 2015

Bertanya pada kaca

Aku lupa rasanya.
Bagaimana jatuh cinta?

Seraut wajah, mengeryitkan alis.
memandang lama.
Hmmmm...itu wajahku sendiri.
Aku lupa rasanya.
Sekian lama, terkubur dalam kehidupan.
Cinta? bagaimana rasanya?
Lupa rasa.

Tuesday, July 21, 2015

CINTA

Jangan tanya lagi.
Kenapa aku mencintaimu?

seperti juga kau,.
tak bisa menjawab.
setiap daku bertanya.

Cinta.
tak perlu sejuta kata
"aku mencintaimu."
Cinta, perlu tindakan bukan kata merayu.

namun aku, wanita.
sekali, katakan pula kata merayu.
katakan pula , cinta.
wanita tetap wanita.
bahagia di saat, dicinta dan mencintai.

Cinta.