Sunday, July 5, 2015

KALAH

Yang menyakitkan, adalah
Kalah pada kehidupan setelah 22 tahun.
Runtuh sudah ketegaran.
Aku tak mau bertanya lagi pada Tuhan.
Kenapa?
Tak lagi mengeluh pada manusia.
Aku hanya menunggu jawaban dari Allah.
Kini, kuterima semua.Takdir.

Kini, aku terus berjalan.
merajut mimpi yang tertunda.
tersenyumlah, maka dunia akan tersenyum...tetap tersenyum.
Tak pula berharap bersamamu, duhai.
tak lagi.
waktu ku tinggal sekedip.
kukejar akhirat.
Aku akan menjadi Matahari bukan pelangi. Karena Matahari bersinar terus.
Kupilih anak, karena itu sinarku.
Kupilih Masa kini, bukan masa lalu.
tak mau lagi.
untuk kalah pada kehidupan.

No comments:

Post a Comment