Monday, May 11, 2015

Bulir Embun di Pucuk Daun

Inginku berhenti merangkai huruf
menghujam meluruh resah.
inginku berhenti menanti
melaruhkan kehampaan
hatiku yang terasa kosong
mengumpul embun di pucuk daun
pecah bulir tak terangkai
aku sendiri yang merajut
entah kau...

Saturday, May 9, 2015

Diantara Dua Benua

Mentari bersinar di belahan benuaku
namun, Kau berpeluk dengan rembulan
Kala aku merangkul peraduan.
Kau menghirup kopi sendirian.
Saat aku, terbangun lagi.
kau lelap, pulas...dalam mimpi.
Lalu, aku menatap detak jam.
untuk menunggumu.
untuk lima jam atau lebih.
tik tak tik tak
tik tak tik tak

Thursday, May 7, 2015

Aku Bersama Hujan

sumber : klik

AKU BERSAMA HUJAN


Hujan turun
Aku tak mau berpayung
menari di dalamnya
sekalipun, matamu menatap tajam
kadang, aku merasa ragu
bisakah bersamamu?


Kau yang jarang menyapaku.
aku merajuk.
"Aku tak romantis" katamu.
"Iyaaaaaa," teriakku nyaring.

Hujan menhujam rinduku
cintaku, berlumut di ujung jantung
asaku mulai sirna

"Mengertilah...." teriakmu.
"Iyaaaaaaaaaaaa" jeritku menembus hujan
Tumpah dalam genang.

Ragu.

Kau diam, tak juga merayuku.
"Ini..."  kau memberi payung.
Kau hanya menatap dalam

Aku mendekat.
kecewa.

"Mengapa tak juga kau mengerti"

Kadang aneh.
Kau sering membuatku menangis.
tapi aku selalu merindukanmu
Aneh!


Level Asmara Lola Lady Biker

Terhempas, hal biasa bagi Lola
Asmara lalu lalang
bagai ngegas motor gede.
Asmara datang dan pergi
bagai melaju cepat di jalan.
terhempas, namun, kenapa satu ini.
sakitnya, tak terkira.
Lola meninju udara.
menghidupkan motor, menarik nafas
merapatkan kancing jaket kulitnya.
motor gede adalah gaya hidupnya.
ia mlaju, bahkan terasa orgasme.

Wednesday, May 6, 2015

Kau dan Aku

Kau dan Aku
: Untuk pasangan jiwaku
Suara alam riak sungai Kahayan
antara kau dan aku
bahagia antara kita
Saat syahadat sebagai ijab.
mengawali kehidupan bersama
memulai bahtera, mengarungi samudra
gelombang pasang surut
sanggup bertahan.
Tawa dan sedih
gelisah dan senang
itu biasa

Sunday, May 3, 2015

Senyum dalam Mimpi

jangan kau lupakan
janji yang kuharap
malam aku mimpikan
siang ku kenang

tidurpun aku tersenyum
bersama denganmu, duhai
menari bersama dalam rinai
berpayung di terik surya
berenang mengarungi asmara

jangan kau lupakan
siang kunanti
malam kuimpikan
Ohhh, duhai.

senyummu ada, saat kupejam mataku
tawamu masih ku dengar
kau goda aku, jika aku merajuk
duhai.
jangan kau lupakan
janjimu, siang dan malam

Bogor,3 Mei 2015

Thursday, April 30, 2015

Menanti di Jemput ke Bogor | Megumi


CERITA MEGUMI

Menanti Ibu, jemput Megumi
Ingat Megumi? Klik di sini
Dua hari yang lalu, kucing kecil ini di adopsi olehku [27/8/14]
Ada sedikit protes dari Mama.
Aku tau, Mama tidak begitu suka kucing
"Kucingkan bau, buang air di mana-mana."

"Ma, siapa lagi yang menolongnya, kecuali kita. Tong sampah aja sudah banyak di kunci, bagaimana kucing kecil ini bisa makan dan bertahan hidup," kataku pada Mama
Mamaku tidak bisa membantah, diam tak tidak berdaya.
Mamaku tau betul,  aku pecinta kucing.